Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest

Mengapa Melakukan Bullying ? Ternyata Ini Alasannya

Mengapa Melakukan Bullying ? Ternyata Ini Alasannya

Bullying merupakan tindakan penindasan yang dilakukan pelaku hingga korbannya mengalami kesulitan untuk mempertahankan dirinya. Pelaku bullying biasanya mempunyai kekekuatan yang lebih kuat daripada korbannya.

Bullying dapat dilakukan dalam berbagai hal, mulai dari fisik seperti memukul, mendorong, menendang, dalam bentuk perkataan seperti mengejek, mengancam, memaki, menghina, bahkan memfitnah, atau bahkan tindakan pelecehan seksual.

Tindakan membully itu tidak ada bagusnya sama sekali, tapi kenapa masih banyak yang melakukannya ya ?

Apa alasan kenapa seseorang menjadi pembully ?

  1. Tidak ada teladan di rumah, sehingga anak kurang mengenal mana perilaku yang benar dan mana yang salah.
  2. Akibat pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Anak-anak cenderung meniru apa yang ia dapatkan dari lingkungan sekitarnya.
  3. Menjadi korban bullying sehingga berperilaku agresif untuk melindungi diri.
  4. Kurang mendapat perhatian, anak-anak mampu melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Bahkan dengan cara membully agar kebutuhan perhatiaannya bisa di dapatkan.
  5. Dalam hubungan keluarga maupun pertemanan permusuhan tidak bisa dihindari. Apabila merasa dimusuhi akan membuat anak merasa dendam dan ingin membalasnya.
  6. Gender sebagai laki-laki yang dinilai harus kuat dan tidak boleh kalah saat berkelahi sehingga harus mendapat pengakuan mereka lebih kuat disbanding teman-teman lainnya.
  7. Ekspos kekerasan dari media seperti TV, film, atau games adegan kekerasan sehingga menginspirasi anak-anak untuk mencobanya di dunia nyata.

Pola pengasuhan orangtua yang cenderung otoriter berpotensi besar membentuk anak menjadi pembully. Misalnya mengajarkan anak menjalani disiplin tapi tidak melakukan komunikasi yang baik dengan anak. Anak di doktrin untuk melakukan semua keinginan orangtuanya tanpa boleh membantah. Orangtua seharusnya menjelaskan alasan dari setiap tindakan yang dilakukan dan beri kesempatan pada anak untuk bertanya. Mereka harus diberi pengertian dengan sebaik-baiknya.

Lalu bagaimana mengubah anak yang suka membully ? anak yang suka membully biasanya belum menemukan kelebihan dari dirinya dan menganggap membully adalah suatu kehebatan. Karena itu orang tua harus menggali bakat dan kelebihan anak. Carilah potensi yang bisa dikembangkan secara positif. Kegiatan yang positif dan yang disukainya akan membuat anak jauh dari keinginan untuk membully.  

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Leave your comment.
Artikel Lainnya

Berlaku Mulai

> Weekdays

Sesi 1

09.00 – 14.00 WIB

Sesi 2

> Weekend / holidays

Sesi 1

10.00 – 15.00 WIB

Sesi 2

12.00 – 17.00 WIB

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi :

082286491785

Early Bird Special

> Weekdays (Selasa - Jumat)

Toddler

2 - 3 Tahun

Rp. xx.000,-

Child

4 - 16 Tahun

Rp. xx.000,-

Adult

> 16 Tahun

Rp. xx.000,-

> Weekend (Sabtu - Minggu)

Toddler

2 - 3 Tahun

Rp. xx.000,-

Child

4 - 16 Tahun

Rp. xx.000,-

Adult

> 16 Tahun

Rp. xx.000,-

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi :

0853 5535 8889